Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Friday, 29 January 2021

GTKHNK 35+ MINAHASA, GERAKAN PEDULI SESAMA KORBAN BENCANA


Cuaca buruk yang terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara pada Jumad 22 Januari yang lalu menyisahkan duka bagi khususnya warga kota Manado. Pasalnya musibah banjir dan tanah longsor terjadi di sebagian besar lokasi pemukiman, baik yang berada di daerah tebing dan lembah maupun yang tinggal di bantaran sungai. Salah satu lokasi yang terdampak amat parah adalah sebuah lingkungan di Kelurahan Sario Titiwungen. Di mana berdasarkan pantauan ada beberapa rumah rusak berat beserta barang-barang yang berserakkan tertimbun lumpur di mana-mana. Persis seperti Tsunami rasanya melihat dampak seperti itu.

Bertolak dari rasa prihatin oleh penderitaan sesama, pada Jumad 29 Januari wadah guru-guru honorer Kabupaten Minahasa yaitu GTKHNK 35+ Minahasa yang diketuai oleh Gryce Sondakh, S.Pd menyalurkan bantuan berupa sembako, perlengkapan wanita dan bayi, serta pakaian layak pakai langsung kepada warga di lokasi yang terdampak. Menurut guru yang saat ini bertugas di SD Inpres Makalonsouw tersebut, bantuan ini adalah bagian dari sikap kepedulian guru-guru honor di Minahasa yang walaupun dalam segala keterbatasan finansial tetap memiliki jiwa sosial dan empati untuk sepenanggungan dengan sesama. Tampak sekali uluran bantuan ini sangat dinanti-nantikan oleh warga apalagi menurut pengakuan mereka bantuan yang masuk baru dari kelompok-kelompok atau wadah masyarakat.

Adapun GTKHNK 35+ adalah sebuah wadah resmi yang mengakomodir guru-guru honorer berusia 35 tahun ke atas yang non kategori untuk meraih cita-cita mendapatkan perhatian dari Pemerintah demi menjadi PNS lewat Keppres. Ketua Gryce Sondakh, S.Pd yang adalah juga seorang Operator di sekolahnya mengatakan bahwa wadah ini telah ada di seluruh Indonesia dengan agenda, visi, misi, dan perjuangan yang jelas dan terarah. Sampai saat ini untuk kami di wilayah Kabupaten Minahasa telah mendapatkan dukungan resmi dari Bupati Minahasa, Kepala Dinas Pendidikan, dan DPRD Minahasa sebagai upaya meraih cita-cita Keppres PNS tersebut ataupun setidaknya mendapatkan perhatian yang lebih baik dari Pemerintah Pusat untuk kesejahteraan guru-guru honorer..

Dalam kesempatan itu juga guru yang berpenampilan smart ini meminta bantuan doa dan dukungan dari insan-insan pendidikan di Sulawesi Utara bagi guru-guru honorer yang ada, sebab mereka adalah pahlawan pendidikan yang telah teruji oleh waktu dalam segala keterbatasan gaji yang minim namun tetap berdedikasi dan terpanggil mencerdaskan anak bangsa. (BM)

Saturday, 23 January 2021

GTKHNK 35+ SULUT, BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA ADALAH PELAYANAN

 


Jumad 22 Januari 2021 merupakan hari yang kelam bagi sebagian besar warga kota Manado. Pasalnya banjir bandang dan longsor menimpa kota Manado setelah hujan deras sejak pagi hingga malam hari. Banjir kali ini lebih parah dari sebelumnya yang terjadi beberapa hari yang lalu. Adapun debit air yang menggenang seputaran Manado veriatif. Mulai dari setinggi telapak kaki hingga dada orang dewasa. Di beberapa tempat malah ada yang sampai hampir 2 meter.

Beberapa titik juga mengalami longsor dan membawa kerugian materil yang tidak sedikit bagi warga termasuk terputusnya akses keluar masuk kota. Meski korban jiwa tidak ada dibandingkan dengan bencana beberapa hari sebelumnya yang memakan sampai 5 korban jiwa akibat longsor di Jalan Sea, namun untuk luas daerah terdampak dan debit tinggi genangan air, bencana kali ini lebih parah dari sebelumnya. 

Bertolak dari rasa simpati dan prihatin serta kemanusiaan yang dalam atas peristiwa tersebut maka GTKHNK 35+ Provinsi Sulawesi Utara mengumpulkan bantuan bagi korban bencana dan musibah ini. Sasaran bantuannya adalah di lokasi yang dinilai terdampak paling parah yaitu Kelurahan Teling Tingkulu, Manado.

Ketua GTKHNK 35+ Sulawesi Utara yaitu Selvie Pakasi, SH, S.Pd menyampaikan bahwa ini adalah rasa solidaritas rekan-rekan Guru honorer yang tergabung dalam GTKHNK 35+. Adalah pelayanan dan kebahagiaan bisa berbagi semampunya dengan sesama yang terkena musibah. Pengurus lainnya yang turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut adalah Tommy Tairas, S.Pd, Lisa Tampungan, S.Pd, dan Amelia Daud, S.Pd.  Penerima bantuan dalam hal ini yang diwakili oleh Pdt. Linda Sekeon Killing, S.Th mengatakan bahwa dia sangat bersyukur dan berterimakasih atas uluran kasih dari GTKHNK 35+ yang boleh menjangkau mereka yang memang di saat ini amat membutuhkan.

Lebih lanjut, Ketua GTKHNK 35+ Selvie Pakasi, SH, S.Pd menyampaikan bahwa selain sedang berjuang secara nasional demi terbitnya Keppres PNS, kita juga sebagai guru harus memiliki rasa kemanusiaan dan melayani, tidak hanya di bidang Pendidikan tapi di bidang sosial sebagaimana yang telah dilakukan seperti saat ini. Niscaya semua ini bisa membuahkan hasil yang baik dan rasa syukur bersama kita semua. Adapun GTKHNK (Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non kategori Usia 35 tahun ke atas) ini adalah sebuah wadah resmi berbadan hukum yang membawahi serta menyuarakan aspirasi para guru honorer se Indonesia untuk meminta dukungan dari Pemda setempat demi terbitnya Keppres PNS.