Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Friday, 16 December 2022

PRANATAL POKJALUH KEMENAG MINAHASA, GARDA TERDEPAN KEMENAG SEBAGAI PENERANG UMAT

Jumad 16 Desember 2022 Pokjaluh Kemenag Minahasa menggelar Ibadah Pranatal kelahiran Yesus Kristus di Aula Kemenag Minahasa. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Gracely Sumendap, M.Th selaku Kepala Seksi Urusan Agama Kristen tersebut berjalan penuh hikmat. Lewat kotbahnya, Pdt. Gracely, demikian sapaan akrabnya menyampaikan pesan agar para Penyuluh mengambil teladan dari Yohanes Pembaptis yang adalah salah satu pembawa kabar Natal yang tidak menonjolkan dirinya melainkan menonjolkan Kabar dan sang Terang yang dia sampaikan yaitu Kemuliaan Yesus Kristus. Maka sama halnya dengan Penyuluh di mana Natal ini selayaknya Tuhan Yesuslah yang harus dijadikan sentral pusat perhatian umat lewat Penyuluh. Pada kesempatan itu juga turut member sambutan dan pesan-pesan natal yaitu Kepala Bidang urusan Agama Kristen Kemenag Sulut yaitu Pdt. Simon Rawis, S.Th, M.Pd.K yang menyampaikan bahwa kinerja para Penyuluh harus semakin ditingkatkan baik kerajinan maupun semangat pelayanannya sebagai corong Pemerintah pada umat beragama. Selain itu wacana akan adanya ketambahan kuota Penyuluh Non PNS serta rekruitmen Penyuluh PPPK di lingkungan Kemenag turut menjadi bahan sambutan beliau. Dengan demikian para Penyuluh diminta untuk semakian aktif dan giat dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya. Selaku Kepala Kantor Kemenag Minahasa, Pdt. Dolly Tangian, S.Th, M.Pd.K berpesan kepada para Penyuluh Agama di Minahasa untuk menjaga sikap yang patut sebagai teladan di lingkungan masyarakat sebab tampilan Kemenag di masyarakat dan umat ada pada Penyuluh Agama yang bersentuhan secara langsung dnegan masyarakat. Apalagi dalam menghadapi tahun-tahun politik ke depan maka sikap dan penyampaian Penyuluh Agama dalam setiap tugas dan pelayanannya harus semakin dijaga, netralitas serta tidak menyinggung kelompok tertentu. (BM)

Monday, 5 December 2022

Gunung Semeru meletus: Erupsi terjadi puluhan kali, status dinaikkan menjadi awas, hampir 2.000 warga mengungsi

Gunung Semeru mengalami letusan atau erupsi puluhan kali sejak statusnya ditingkatkan dari 'Siaga' menjadi 'Awas' atau dari Level III menjadi Level IV oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Minggu (04/12). Pada Senin (05/12), petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, Mukdas Sofian, menyebut terjadi hampir 30 kali letusan atau erupsi pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB. Gunung Semeru juga mengalami satu kali awan panas guguran dengan amplitudo 25 mm dan lama gempa 386 detik. "Hasil pengamatan kegempaan hari ini selama enam jam, Gunung Semeru juga mengalami 29 kali letusan atau erupsi dengan amplitudo 11-22 mm dan lama gempa 65-120 detik," tuturnya dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip kantor berita Antara. Aktivitas Semeru juga terekam enam kali gempa guguran dengan amplitudo 1-8 mm dan lama gempa 50-140 detik, satu kali gempa vulkanik dalam, dan satu kali gempa tektonik jauh."Pengamatan visual, Gunung Semeru terlihat jelas, teramati asap kawah putih dengan intensitas tipis hingga sedang yang tingginya mencapai 500 meter dari puncak, kemudian angin lemah ke arah barat daya," katanya. Hampir 2.000 warga mengungsi menyusul meletusnya Gunung Semeru di Jawa Timur, hari Minggu (04/12/2022), yang mengeluarkan awan panas dan lava ke kawasan-kawasan di sekitarnya. Letusan ini mendorong pihak berwenang menaikkan status menjadi "awas". "Dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Semeru dari 'Siaga' menjadi 'Awas' atau dari Level III menjadi Level IV, terhitung per pukul 12.00 WIB hari ini," kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangan kepada para wartawan.Ia menjelaskan ada luncuran awan panas guguran (APG) yang berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava, yang berada sekitar 800 meter dari puncak (Kawah Jonggring Seloko). Awan panas berlangsung hingga pukul 06.00 WIB dengan jarak luncur mencapai tujuh kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.Kemudian, terjadi aktivitas kegempaan pada tanggal 4 Desember 2022 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, dengan rincian delapan kali gempa letusan dan satu gempa APG yang berlangsung hingga pukul 06.00 WIB. "Hal ini menunjukkan aktivitas erupsi dan awan panas guguran di Gunung api Semeru masih sangat tinggi. Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi," kata Muhari. Dari hasil pemantauan di lapangan oleh tim PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, luncuran APG sudah mencapai 19 kilometer bahkan telah melewati Jembatan Gladak Perak. "Sudah sampai Gladak Perak," jelas Joko Sambang, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang.Abu vulkanik Semeru juga dilaporkan membumbung tinggi berwarna abu dan hitam pekat. Jarak pandang sangat terbatas karena abu sudah mulai turun ditambah turun hujan di sekitar lokasi. PVMBG meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi. Di luar jarak tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak. Masyarakat juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Di samping itu, masyarakat diharapkan agar mewaspadai guguran awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.Tepat setahun lalu, Gunung Semeru juga meletus menewaskan leih 50 orang sementara ribuan rumah rusak.