
Gempa dan tsunami telah meluluhlantahkan Kota Palu sekitarnya. Banyak cerita humanis usai peristiwa itu, salah satunya dari Wali Kota Palu Hidayat.
Sesudah 10 hari pascaperistiwa itu, warga Palu pun mulai bangkit, termasuk para aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di sana. Apel hari pertama kerja pascabencana di Kota Palu, Sulawesi Tengah, telah digelar Pemkot Palu, Senin (8/10).
Wali Kota Palu Hidayat menginstruksikan para ASN Pemkot Palu agar turun ke lapangan, mengunjungi posko-posko pengungsian korban bencana. Hal itu untuk memastikan para pengungsi mendapat makanan dan dalam kondisi yang sehat.
Dia menceritakan, Pemkot Palu telah mengalami keterbatasan tenaga saat awal bencana terjadi. Bahkan, di hari pertama, dirinya bersama Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu dan Sekretarisnya yang langsung bekerja.
“Karena keterbatasan kita untuk meninjau, memastikan itu (bantuan). Dan baru hari ini masuk semua. Dulu hanya saya, pak Pasha, dengan Pak Seko, cuma tiga orang bekerja. Karena korban semua,” ujarnya usai memimpin apel hari pertama kerja pascabencana.
Namun begitu, dia bersyukur karena beberapa hari setelahnya , beberapa pejabat sudah mulai aktif dan bisa turut bekerja. Kejadian itu tentu dapat dimakluminya.
“Hari kedua, ketiga, keempat, baru tiga orang kepala dinas datang. Kita masih maklumi, karena mereka pada saat kejadian itu berada sebagian besar di pantai. Kita maklumi itu. Camat baru aktif empat atau lima hari musibah,” kata Hidayat.
Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan surat bahwa Palu tidak akan lagi mengalami gempa susulan sebesar gempa pertama yang disertai tsunami pada Jumat (28/9) lalu. Tetapi, mereka harus tetap waspada.
Saat ini, dia melihat para pengungsi sudah mulai berkurang. Hal tersebut pun dilakukan oleh dirinya. Perlahan-lahan, masyarakat bisa kembali ke rumah meski masih harus tidur di teras ataupun halaman.
“Ini pasti ada goyang sedikit-sedikit. Tetapi saya kira masyarakat tetap waspada juga. Saya sendiri sudah masuk teras. Kemarin di tenda-tenda, sekarang di teras. Pelan-pelan masuk dalam rumah. Saya sendiri begitu,” pungkasnya.
No comments:
Post a Comment