Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Monday, 31 December 2018

Amien Rais ‘Diusir’ dari PAN Lewat Surat Terbuka



Lima pendiri PAN mendesak Amien Rais untuk mundur dari partai PAN sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Ia dinilai melanggar prinaip dasar PAN sehingga dianggap sudah tidak sejalan lagi.
Saran itu disampaikan melalui surat terbuka tertanggal 26 Desember 2018.
Berikut isi suratnya:
Surat Terbuka untuk Amien Rais
Saudara Amien Rais yang kami hormati,
Setelah memerhatikan perkembangan kehidupan politik di negeri kita Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini, khususnya kiprah Saudara sendirian ataupun bersama Partai Amanat Nasional (PAN), kami sebagai bagian dari penggagas dan pendiri PAN merasa bertanggung jawab dan berkewajiban membuat pernyataan bersama di bawah ini demi mengingatkan akan komitmen bersama kita pada saat awal pendirian partai sebagai berikut:
1. PAN adalah partai reformasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menegakkan demokrasi setelah 32 tahun di bawah kekuasaan absolut orde baru yang korup dan otoriter.
2. PAN adalah partai yang berazaskan Pancasila dengan landasan nilai-nilai moral kemanusiaan dan agama.
3. PAN adalah sebuah partai modern yang bersih dari noda-noda orde baru dan bertujuan menciptakan kemajuan bagi bangsa.
4. PAN adalah partai terbuka dan inklusif yang memelihara kemajemukan bangsa dan tidak memosisikan diri sebagai wakil golongan tertentu.
5. PAN adalah partai yang percaya dan mendukung bahwa setiap warga negara berstatus kedudukan yang sama di depan hukum dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara, tidak mengenal pengertian mayoritas atau minoritas.
Dengan menggunakan kacamata prinsip-prinsip PAN tersebut di atas, kami mendapatkan kesan kuat bahwa Saudara Amien Rais (AR) sejak mengundurkan diri sebagai ketua umum PAN sampai sekarang, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan PAN, sering kali melakukan kiprah dan manuver politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip itu.
– Saudara makin lama makin cenderung eksklusif, tidak menumbuhkan kerukunan bangsa dalam berbagai pernyataan dan sikap politik saudara.
– Saudara sebagai tokoh reformasi yang ikut berperan dalam mengakhiri kekuasaan orde baru, telah bersimpati, mendukung, dan bergabung dengan politisi yang beraspirasi mengembalikan kekuatan orde baru ke kancah politik Indonesia
– Saudara telah menjadikan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan.
– Saudara sebagai ilmuwan ilmu politik telah gagal mencerdaskan bangsa dengan ikut mengeruhkan suasana dalam negeri dalam menyebarkan berita yang jauh dari kebenaran tentang kebangkitan PKI di negeri kita.
– Saudara sebagai orang yang berada di luar struktur utama PAN terkesan berat menyerahkan kepemimpinan PAN kepada generasi berikutnya dengan terus menerus melakukan manuver politik yang destruktif bagi masa depan partai.
Atas dasar pertimbangan semua itu, kami sebagai bagian dari pendiri PAN yang bersama saudara saat itu meyakini prinsip-prinsip yang akan kita perjuangkan bersama, menyampaikan surat terbuka ini sebagai pengingat dari sesama kawan.
Untuk itu barangkali sudah saatnya Saudara mengundurkan diri dari kiprah politik praktis sehari-hari, menyerahkan PAN sepenuhnya ke tangan generasi penerus, dan menempatkan diri Saudara sebagai penjaga moral dan keadaban bangsa serta memberikan arah jangka panjang bagi kesejahteraan dan kemajuan negeri kita.
Salam hormat dari kami semua,
Jakarta, 26 Desember 2018
Abdillah Toha
Albert Hasibuan
Goenawan Mohammad
Toeti Heraty
Zumrotin

Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Malam Pergantian Tahun, Warga Dilarang Lakukan Ini Agar Tidak Terjadi Adzab Berupa Bencana Alam

Sungguh Barokah, Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Malam Pergantian Tahun, Warga Dilarang Lakukan Ini Agar Tidak Terjadi Adzab Berupa Bencana Alam

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menandatangani surat edaran terkait perayaan malam pergantian tahun baru.

Surat Edaran tersebut diunggah akun instagram @Edy_Rahmayadi (terverifikasi) pada Senin (31/12/2018).

Ada 5 poin yang tertera dalam surat edaran yang ditandatangani Edy Rahmayadi pada 27 Desember 2018.Ribuan warganet pun menanggapi surat edaran tersebut.

Demi mencegah timbulnya banyak korban akibat bencana alam dibeberapa daerah, untuk perayaan pergantian malam Tahun Baru kami menghimbau;

1. Mengisi kegiatan pergantian malam Tahun Baru dengan cara melaksanakan ibadah sesuai ajaran kepercayaan masing-masing dan khusus untuk pemeluk agama Islam agar menggelar Dzikir Istiqomah dan doa agar terhindar dari segala musibah

2. Tidak merayakan malam Tahun Baru dengan cara meniupkan terompet, membakar kembang api/mercon dan kebut-kebutan di jalan raya.

3. Kepada seluruh pemilik hiburan, pengelola tempat wisata agar tidak melaksanakan/memfasilitasi malam pergantian Tahun Baru secara berlebihan.

4. Kepada seluruh Bupati/Walikota dan Tokoh masyarakat, Alim Ulama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan/Pemuda diharapkan mengawasi pelaksanaan kegiatan pergantian Malam Tahun Baru sesuai dengan Point 1,2, dan 3 diatas

5. Kepada seluruh aparat keamananan baik itu TNI/Polri dan Satpol PP untuk menjaga lingkungan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat dan ketertiban umum.
Demikian disampaikan dan disebarluaskan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Terimakasih

TTD

Gubernur Sumatera Utara.

Sumber: tribunnews.com

Breaking News, 2 Polisi Terluka Akibat Insiden Baku Tembak dengan Teroris di Sulteng

Breaking News, 2 Polisi Terluka Akibat Insiden Baku Tembak dengan Teroris di Sulteng

Polisi dan kelompok teroris terlibat baku tembak di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dari peristiwa itu, dua aparat kepolisian terkena tembakan.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hary Murowno membenarkan insiden itu.

"Ya, benar," ujar dia melalui pesan singkat, Senin, (31/12/18).Hary mengatakan insiden penembakan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.

Saat itu, kata dia, tim melintasi Dusun Salubose.

Saat itu tim hendak mengevakuasi korban mutilasi kelompok DPO MIT Poso pimpinan Ali Kalora.

Pada saat melintas Dusun Salubose, Bripda Baso yang berboncengan dengan Bripka Andrew melihat ranting yang melintang di tengah jalan.

Kedua anggota polisi itu hendak menyingkirkan ranting agar kendaraan yang digunakan bisa lewat.

Namun setelah Bripda Baso turun dari kendaraan langsung ditembak dari arah belakang.

Bripka Andrew, kata Hery, yang saat itu masih berada di atas kendaraan langsung memberikan tembakan balasan.

Tapi Bripka Andrew  juga menjadi korban, dia terkena tembakan di bagian punggung dan kakinya mengalami patah tulang.

Polisi hingga kini masih mengevakuasi anggotanya yang terkena tembakan. Sedang pelaku kelompok teror sudah kabur ke hutan.

DAERAH-DAERAH DI INDONESIA YANG MELARANG PERAYAAN TAHUN BARU MASEHI KARENA SENTIMEN AGAMA

Kembang api tahun baru

Beberapa pemerintah daerah di Indonesia mengeluarkan aturan yang melarang warganya merayakan datangnya tahun baru 2019 ini.
Beberapa kepala daerah beralasan, perayaan tahun baru tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia dan Syariat Islam. Mereka lantas menyarankan warganya untuk menanti pergantian tahun sambil beribadah.
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, misalnya, sudah mewanti-wanti masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru Masehi dalam bentuk apapun. Imbauan itu disampaikannya pada acara 'tausiah dan dzikir rutin' di pendopo wali kota (28/12) malam.
Aminullah melarang masyarakat untuk merayakan tahun baru Masehi karena menurutnya hal itu menyalahi ajaran Islam dan adat istiadat di Aceh yang mayoritas masyarakatnya adalah Muslim, dan menerapkan syariat Islam.
"Saya lagi-lagi mengimbau masyarakat agar tidak merayakan tahun baru Masehi dalam bentuk apapun, baik perayaan, menghidupkan petasan dan lain sebagainya, yang dapat menyebabkan masyarakat lainnya terganggu," ujarnya seperti dikutip website resmi pemerintah provinsi Banda Aceh bandaacehkota.go.id
"Aceh memiliki adat istiadat Islam yang kental, dan perayaan tahun baru Masehi bukan perayaan tahun baru kita, Islam," ujarnya.
Larangan merayakan tahun baru sudah diterapkan di Aceh selama bertahun-tahun. Beberapa daerah lain di Indonesia kemudian mengikuti aturan ini.
Hal serupa ditetapkan oleh Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim. Dalam surat edaran yang ditujukannya pada Aparatur Sipil Negara, perguruan tinggi, paguyuban dan masyarakat luas, Wan meminta masyarakat tidak merayakan tahun baru, dengan alasan, 'mengingat Indonesia baru saja dilanda sejumlah bencana.'
"Tidak merayakan malam tahun baru dalam bentuk hiburan maupun menyalakan kembang api, petasan, dan peniupan terompet," kata Wan dalam himbauannya sebagaimana dilansir website resmi pemerintah Riau mediacenter.riau.go.id.
"Dianjurkan kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan untuk tidak membuka kegiatan pada malam pergantian tahun," tambahnya.

Ajakan perayaan tahun baru "Syariah"

Wan meminta masyarakat mengisi malam tahun baru dengan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. Khusus masyarakat yang beragama Islam, Wan meminta agar mereka melaksanakan dzikir istighosah dan doa agar terhindar dari segala bencana.
Ia juga meminta orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak turun ke jalan dan tempat hiburan yang dapat mengganggu keamanan, ketentraman, ketertiban dan masyarakat.
Beberapa kepala daerah tidak terang-terangan melarang, kendati tetap menyerukan untuk tidak merayakan tahun baru, dan mengubah perayaan tahun baru dari senang-senang dan bergembira, menjadi acara khusuk dan religius, kental dengan peribadatan.
Walikota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias, menginstruksikan warganya untuk 'tidak menyambut tahun baru secara berlebihan dan tidak menyalahi tuntutan syariat Islam dan adat istiadat.'
Ramlan pun meminta warganya untuk merayakan tahun baru di masjid.
"Melaksanakan kegiatan pada malam pergantian tahun baru masehi yang bersifat positif serta tidak menimbulkan kemudaratan bagi masyarakat dengan meramaikan musala dan masjid," ujar Ramlan seperti dikutip wesbsite resmi pemerintah bukittinggikota.go.id.Kabupaten Bogor mengeluarkan instruksi serupa. Dalam edarannya, Bupati Bogor Nurhayanti, menyarankan masyarakat untuk berkumpul di rumah untuk berkhidmat.
"Dan khususnya bagi umat Islam, diimbau agar salat berjemaah, zikir, istighosah, dan muhasabah diri," ujarnya.
Lain lagi pemerintah provinsi DKI Jakarta, yang sepertinya berusaha merangkul semua pihak, dengan menyelenggarakan beragam acara yang di satu sisi memenuhi kebutuhan untuk bergembira ria bersenanag-senang, di sisi lain memenuhi gelombang baru kesalehan publik.
Untuk acara-acara berbau 'keduniaan', pemerintah DKI Jakarta menyiapkan empat panggung hiburan sepanjang Pintu Monas Barat Daya hingga Bundaran HI.
Lalu untuk yang lebih akan 'keakhiratan', Pemda DKI mengadakan doa bersama untuk para korban tsunami di Pandeglang, Banten tepat pada detik pergantian tahun, pukul 24.00 WIB di Panggung Utama Bunderan HI.
Selain doa bersama, pemerintah provinsi juga mengadakan acara berbau ke-Islaman yang lain: nikah massal dan itsbat nikah.

'Pendangkalan dalam kesadaran beribadah'

Cendekiawan Perempuan Muslim, Lies Marcoes, mengatakan meski menggunakan diksi 'imbauan', bukan 'larangan', peraturan daerah tersebut membawa konsekuensi yang sama.
"Mengimbau dalam peran dan kedudukan yang powerful kan beda dengan imbauan dari orang biasa. Dia punya kuasa. Anak buahnya sulit memahaminya sebagai imbauan, pasti dibaca perintah," ujar Lies.
Dia menambahkan secara umum tengah terjadi konservatisme ekstrem yaitu masuknya faham konservatif ke ruang publik. Sebetulnya hal itu tidak masalah, katanya, tapi tidak seharusnya konservatisme digunakan untuk menyelaraskan pandangan orang-orang lain.
Lies mengatakan, kalau masyarakat memiliki kesadaran pribadi untuk pergi ke masjid di malam tahun baru hal itu adalah haknya.
"Persoalannya adalah ketika negara melarang atau negara memerintahkan ke masjid ,tanpa basis aturan, hanya primordialnya saja sebagai kepala daerah yang Muslim, itu persoalan."
"Umat Islam juga harusnya tersinggung sebab pergi ke masjid bukan atas kesadaran, tapi karena dilarang (ikut serta dalam) perayaan tahun baru. Artinya terjadi pendangkalan dalam kesadaran beribadah," ujarnya.
Dia mengatakan pemerintah daerah terkait berlebihan dalam mengatur hal ini.
"Buat saya sih pemerintah daerah itu 'lebay'. Hanya cari muka. Coba cek, jangan-jangan prestasi pembangunannya rendah," katanya.

Sunday, 30 December 2018

OUTLOOK EKONOMI SULAWESI UTARA 2019



1. Bagaimana Perkembangan Makro Ekonomi Sulawesi Utara?
Sejalan dengan perkembangan global dan nasional, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara juga meningkat. Tahun 2017, ekonomi Sulawesi Utara tumbuh 6,32% dan merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir. Di  tahun 2018 ekonomi Sulawesi Utara meningkat, dimana triwulan I 6,68% dan sedikit menurun di triwulan II 5,83% dengan perkiraan untuk 2018 akan tumbuh 6,2-6,6%, meningkat dibandingkan tahun 2017 6,32%, dan  lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,27%, meskipun masih terdapat sejumlah risiko.
Perkembangan Indikator Makro Ekonomi Sulawesi Utara Sampai Dengan Triwulan III 2018
- Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tahun 2018 triwulan III menguat dibanding triwulan II sebesar 6,01%. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Transportasi dan Pergudangan serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sementara itu dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi didorong oleh Konsumsi Rumah Tangga, Investasi, Konsumsi Pemerintah dan Ekspor.
- Inflasi Daerah
Inflasi Sulawesi Utara pada triwulan II tahun 2018 sebesar 3,46% (yoy), lebih tinggi dari triwulan I sebesar 1,12% (yoy) artinya relatif terkendali dan di bawah rentang sasaran inflasi nasional tahun 2018 yakni 3,5%±1% (yoy). Penyumbang inflasi triwulan II 2018 adalah kelompok bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, kelompok sandang, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga serta kesehatan.
- Pendapatan Perkapita dan PDRB
PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Sulawesi Utara di triwulan I tahun 2018 sebesar 27,13Triliun dan di triwulan II meningkat menjadi 28,90 Triliun, sedangkan pada triwulan III sebesar 30,53 Triliun.
- Kemiskinan
Kemajuan Pembangunan Sulawesi Utara dari tahun ke tahun semakin meningkat, hal ini ditandai juga dengan semakin menurunnya angka kemiskinan, dimana tahun 2015 angka kemiskinan sebesar 8,65%, di tahun 2016 angka kemiskinan menurun pada 8,34%, tahun 2017 angka kemiskinan di 7,9% dan pada bulan Maret 2018 angka kemiskinan turun menjadi 7,8%.
- Pengangguran
Tingkat Pengangguran  Terbuka (TBT) Sulawesi Utara menurun pada tahun 2017 sebesar 7,18% dibandingkan tahun 2015 sebesar 9,03% dan posisi bulan Agustus  2018 sebesar 6,86%. Gini Ratio tahun 2017 sebesar 0,39%, sama dengan posisi pada tahun 2016. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tahun 2017 berada pada skala 71,66 lebih baik dibanding tahun 2016 pada skala 71,05.
- Ekspor/Impor
Nilai ekspor nonmigas Sulawesi Utara pada Juli 2018 tercatat sebesar US$ 71,33 juta sementara impornya senilai US$ 13,94 juta. Komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Juli 2018 tetap diduduki oleh lemak dan minyak hewan/nabati, yakni senilai US$ 31,84 juta (44,64% dari total ekspor), sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral (mineral fuels), mineral oil products (27), senilai US$ 7,18 juta (51,48 % dari total impor). Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Sulawesi Utara pada Juli 2018 adalah Tiongkok (US$ 14,43 juta), sedangkan negara pemasok terbesar adalah Malaysia (US$ 7,49 juta) (angka sementara).
2. Apa Yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara ?
- Sektor Pertanian
Sektor pertanian merupakan sektor terbesar di Sulawesi Utara dengan pangsa tahunan sekitar 20% dari total perekonomian. Selain itu, sebagian besar tenaga kerja atau sekitar 3% tenaga kerja di Sulawesi Utara menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Perlambatan kinerja sektor pertanian pada triwulan II 2018 terutama disebabkan oleh terganggunya produksi di sub sektor tanaman pangan akibat gagal panen di beberapa daerah dan rendahnya percetakan sawah baru serta perlambatan pertumbuhan nilai tukar petani (NTP). Pada triwulan III, sektor pertanian diperkirakan akan menguat disebabkan musim panen komoditas unggulan perkebunan seperti kelapa, cengkeh, pala, dan vanili.
- Sektor Pariwisata
Pertumbuhan sektor Pariwisata di Sulawesi Utara dalam 2 (dua) tahun terakhir semakin meningkat, hal ini terlihat dari kunjungan wisman pada tahun 2017 berjumlah 86.976 orang atau meningkat 179% dan pada periode Januari 2018 sampai dengan Oktober 2018 kunjungan wisman berjumlah 122.374 orang atau meningkat 254% dibanding tahun 2016. Dari jumlah tersebut, ada 72 ribu orang wisman berasal dari China, sisanya berasal dari Eropa, Australia, Amerika, Singapura, Jepang dan Korea. Spending money turis China 15 juta–30 juta rupiah per orang untuk makan minum, penginapan, tour Bunaken, highland Minahasa dan souvenir, dengan lama tinggal 4 hari/5malam;  Spending money turis Eropa dan lainnya rata-rata sebesar 25 juta rupiah per orang dengan lama tinggal 1 minggu sampai dengan 3 minggu. Wisatawan nusantara selama tahun 2018 sebanyak 1,8 juta orang dengan spending money rata-rata sebesar 5 juta rupiah per orang. Sulawesi Utara berada di angka 66% atau tiga kali laju pertumbuhan pariwisata nasional yang hanya sebesar 22%.
- Investasi
Investasi tahun 2018 di Sulawesi Utara sebesar 6,969 triliun rupiah (September 2018) yang terbagi atas PMA (penanaman modal asing) sebesar 4,054 triliun rupiah atau 81,2% dari  total investasi, dan PMDN (penanaman modal dalam negeri) sebesar 2,916 triliun rupiah atau 18,8% dari total investasi.
3. Bagaimana Proyeksi 2019 ?
pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada tahun 2019 diperkirakan meningkat sebesar 6,1%–6,4% dibandingkan tahun 2018, terutama didorong oleh sektor-sektor utama lapangan usaha yaitu Pertanian dan Perikanan, Pariwisata, Konstruksi, Perdagangan Besar-Eceran, Transportasi-Pergudangan dan Industri Pengolahan serta Konsumsi Rumah tangga, Investasi, Konsumsi Pemerintah dan Ekspor dari sisi Pengeluaran.
Pertanian dan Perikanan 
Kinerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan diperkirakan membaik pada tahun 2019. Pertanian di Sulawesi Utara didominasi oleh subsektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan. Dari subsektor perkebunan, membaiknya harga CCO (Crued Coconut Oil) Internasional pada tahun 2019 sebagaimana proyeksi World Bank yang sebesar 1,057 $/MT meningkat dibanding tahun 2018 yang sebesar 1039 $/MT turut berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian. 
Produksi beberapa komoditas perkebunan dan pertanian, diantaranya:

Target produksi perkebunan tahun 2019: Kelapa sebesar 273.500 ton; Cengkeh sebesar 20.225 ton cengkeh kering; dan Pala sebesar 10.165 ton biji pala kering.
Padi. Target produksi tahun 2018 sebesar 642.055 ton dan realisasi produksi tahun 2018 sebesar 715.607 ton atau naik 11,46% dari target yang ditetapkan, sedangkan tahun 2019 ditargetkan produksi padi sebesar 686.998 ton.
Jagung. Produksi tahun 2018 sebesar 1.100.302 ton dan tahun 2019 ditargetkan produksi jagung sebesar 1.269.411 ton.
Perkembangan positif sektor pertanian ikut mendorong ketahanan pangan.
Untuk tahun 2019, dalam rangka mendorong sektor pertanian dan sektor perikanan perlu melakukan revitalisasi perikanan dan kelautan yang diarahkan pada optimalisasi produksi perikanan tangkap, budidaya rumput laut, budidaya ikan air tawar/tepi laut, pengembangan potensi kebaharian dan pengembangan wilayah pesisir dan kepulauan.
Pariwisata
Sektor pariwisata di Sulawesi Utara ini diperkirakan akan semakin tumbuh pada tahun 2019, dimana target sebanyak 200.000 orang kunjungan wisman serta 2,5 juta orang wisnus pada tahun 2019 turut meningkatkan pertumbuhan di sektor perdagangan. Hal ini didorong dengan bertambahnya calender of event nasional dan internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Kinerja transportasi ikut meningkat didorong oleh pertumbuhan kunjungan wisman dan wisnus di tahun 2019 serta adanya penambahan frekuensi penerbangan Sriwijaya Air ke China dan rencana pembukaan rute penerbangan Air Asia dengan rute Manado-Kuala Lumpur.

Industri Pengolahan 
Kinerja sektor Industri pengolahan di tahun 2019 diperkirakan membaik dibandingkan tahun 2018, yang dipengaruhi oleh perkiraan peningkatan harga CCO dan CPO menjadi 592$/MT di 2019 berbanding 570$/MT di tahun 2018 sebagaimana proyeksi World Bank. Peningkatan daya beli masyarakat diperkirakan ikut meningkatkan permintaan produk industri pengolahan.

Konsumsi Rumah Tangga 
Konsumsi rumah tangga pada 2019 diperkirakan tumbuh menguat diantaranya adanya potensi kenaikan UMP, peningkatan pelaksanaan MICE terkait Pilpres 2019, dan event-event reguler lainnya. Perkiraan adanya kenaikan harga CCO di tahun 2019 juga akan menaikkan harga kopra yang berpengaruh pada pendapatan petani. Selain itu, peningkatan kinerja sektor pariwisata juga akan semakin mendorong konsumsi masyarakat.

Investasi
Kinerja Investasi Sulawesi Utara pada tahun 2019 diperkirakan meningkat seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah serta perkiraan realisasi belanja modal pemerintah yang menunjukkan tren peningkatan. Selain itu, relaksasi kebijakan loan to value diperkirakan akan meningkatkan pembangunan perumahan. Realisasi Dana Desa dan rencana penyaluran Dana Kelurahan di tahun 2019 diperkirakan juga berperan meningkatkan kinerja investasi.

Konsumsi Pemerintah 
Konsumsi pemerintah pada tahun 2019 diperkirakan meningkat dibanding tahun 2018, yang ditunjukkan dengan adanya tren peningkatan belanja APBD sebagaimana di tahun 2018 yang meningkat sebesar 8,54%. Berbagai event-event internasional maupun nasional yang menjadi inisiatif Pemerintah Daerah juga turut mendorong konsumsi pemerintah.

Ekspor Luar Negeri 
Perkiraan naiknya harga CCO dan CPO turut mendorong kinerja ekspor di tahun 2019. Kondisi rupiah yang melemah sejak tahun 2018 diperkirakan akan lebih stabil di tahun 2019, sehingga mendorong penerimaan ekspor. Kebijakan yang mendukung ekspor seperti rencana pembukaan keran ekspor kelapa utuh diperkirakan juga turut meningkatkan kinerja ekspor.

Inflasi
Tahun 2019 inflasi Sulwesi Utara ditargetkan sebesar 4%±1 atau berada 1 poin di atas target inflasi nasional sebesar 3,0%±1.
Fluktuasi inflasi Sulawesi Utara dipengaruhi oleh kelompok pengeluaran bahan makanan, kelompok pengeluaran sandang, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar. Penyumbang/andil inflasi terbesar Sulawesi Utara dipengaruhi oleh barito (bawang, rica, tomat),  jasa keuangan dan angkutan udara. Upaya pengendalian inflasi terkait dengan 4K:

Keterjangkauan harga: lewat program stabilisasi harga disaat event-event keagamaan dan budaya yang menjadi kearifan lokal seperti pengucapan syukur (thanksgiving),  Paskah, Natal, Idul Fitri, Hari Raya Ketupat, Cap Gomeh dan Tahun Baru;
Ketersedian Pasokan: memperkuat produksi dan cadangan pangan melalui inovasi program menanam volatile food seperti kegiatan Rumah Cabe, Kabupaten Cabe, Kabupaten Sayur-Sayuran.
Kelancaran distribusi: jalur trans Sulawesi bebas dari pungutan liar untuk meningkatkan perdagangan antar daerah serta meningkatkan infrastruktur perdagangan melalui rehabilitasi jalan produksi pertanian;
Komunikasi efektif: memperkuat koordinasi instansi/lembaga Pusat, Provinsi, daerah Kabupaten/Kota dalam bentuk rapat-rapat koordinasi.
Kemiskinan dan Pengangguran
Angka kemiskinan Sulawesi Utara di tahun 2019 ditargetkan 7,8% atau minimal sama dengan pencapaian pada tahun 2018 sebesar 7,8%. Program ODSK(Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) di berbagai sektor sangat jitu mengurangi angka kemiskinan di Sulawesi Utara. Selain itu, kantung-kantung peta kemiskinan akan dikeroyok lintas sektoral dengan program dan kegiatan strategi seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perumahan, perindustrian dan perdagangan, koperasi dan UMKM, tenaga kerja dan transmigrasi, serta pemberdayaan perempuan.

4. Apa Program Strategis Sulawesi Utara ?
Mempercepat Proyek Strategis Nasonal
Sektor konstruksi pada tahun 2019 diperkirakan tumbuh positif antara lain disebabkan oleh relaksasi kebijakan pinjaman pembiayaan (loan to value) yang berpotensi meningkatkan konstruksi properti residensial serta peningkatan realisasi proyek strategis nasional antara lain: Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan Penghubung Gorontalo-Manado, Bendungan Kuwil Kawangkoan dan Bendungan Lolak.
Program Strategis Daerah
Adanya perkiraan peningkatan belanja modal pemerintah pada tahun 2019 sebagaimana tahun-tahun sebelumnya turut meningkatkan pertumbuhan sektor konstruksi seperti pembangunan Rumah Sakit Daerah yang terus dipercepat dan program ODSK di berbagai sektor. (Humas Pemprov Sulut)

Olly Dondokambey Wakili Gubernur se-Indonesia Ikut Nyalakan Lilin Natal Nasional

Diikuti ribuan umat Kristen yang datang dari berbagai pelosok di Provinsi Sumatera Utara, acara Perayaan Natal Nasional 2018 yang dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo berlangsung khidmat.
Natal Nasional yang mengangkat tema dari 1 Korintus 1:30a tentang Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita ini digelar di Gedung Serbaguna T. Rizal Noordin, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (29/12/2018) malam.
Satu persatu rangkaian acara ibadah berlangsung lancar hingga penyalaan lilin Natal diiringi lagu Malam Kudus. Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang mewakili para gubernur se Indonesia didaulat menjadi penyala lilin.
Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan Indonesia memiliki banyak keberagaman dan perbedaan, tetapi hal itu bukan sumber perpecahan. Pasalnya, aset terbesar bangsa ini adalah kerukunan, persatuan dan persaudaraan.

Kepala Negara berharap umat Kristiani Indonesia tetap menjadi garam dan terang dunia. Dengan kata lain, ia berharap umat Kristiani bisa terus berkontribusi positif dalam membangun Indonesia. Ia yakin, umat Kristiani bisa konsisten menjadi garam dan terang dunia asal bisa mengambil hikmah dari menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Menurut dia, Indonesia adalah negara yang penuh keberagaman dan perbedaan. Namun, ia meminta agar perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Sejatinya, keberagamaan harus diisi dengan rasa persaudaraan, cinta kasih, dan persatuan yang tinggi.

"Persatuan kita sangat kuat, kita harus meyakini itu. Kita harus merasa kita smua adalah saudara sebangsa setanah air. Oleh sebab itu, sebagai anugerah Tuhan, keragaman dan persatuan harus terus kita jaga, rawat, dan terus kita syukuri," jelas Jokowi.

Bahkan menurutnya, pengamalan tersebut juga sesuai dengan peribahasa Tanah Batak, yakni disi sirungguk, disi sitata yang berarti di mana kita duduk, di situ selalu ada Tuhan. Dengan kata lain, Jokowi ingin umat Kristiani bisa selalu mensyukuri anugerah Tuhan.

Oleh karenanya, ia meminta umat Kristiani tetap membantu kaum yang miskin, kecil, lemah, dan yang membutuhkan. Serta, dengan menjadi manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu menciptakan generasi muda yang bisa menghadapi tantangan Indonesia di masa depan.

"Kepada seluruh umat Kristiani yang saya cintai, saya ajak bapak, ibu, saudara sekalian untuk selalu menjadi garam dan terang dunia," papar dia.
Adapun khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Tuhoni Telaumbanua yang juga Ephorus BNKP. Tuhoni berkhotbah mengacu pada tema Natal Nasional yakni Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita. 
Perayaan Natal Nasional 2018 turut dihadiri Ketua Umum Panitia Natal Nasional Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua Pelaksana Pdt. Bambang Jonan dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Pdt. Henriette Tabita Lebang. (Humas Pemprov Sulut)

Diterjang Angin Puting Beliung, 167 Rumah dan 1 Sekolah di Cirebon Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 167 Rumah dan 1 Sekolah di Cirebon Rusak

Sebanyak 167 rumah dan 1 unit sekolah di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, angin menerjang pada Minggu (30/12/2018) pukul 16.30 WIB.
Staf BPBD Kabupaten Cirebon Fauzan mengatakan, dari data sementara yang berhasil dihimpun terdapat 165 rumah mengalami rusak sedang dam dua rumah mengalami rusak sedang. Tak hanya itu, ada satu bangunan sekolah yang turut mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung .
"Terdampak untuk sementara karena kejadian sore, ada 165 rumah rusak sedang, rusak parah 2 rumah, dan 1 sekolah rusak," kata Fauzan saat dihubungi Suara.com, Minggu (30/12/2018).Saat ini, para warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung dievakuasi oleh petugas menuju tempat aman. Adapun tempat pengungsian sementara berada di Masjid Baiturrahman dan Puskesmas Panguragan.
"Terdapat pengungsi sementara di Masjid Baiturrahman, dan posko kesehatan di puskesmas Panguragan. Mereka membutuhkan makanan siap saji," tutup Fauzan.
Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang Desa Panguragan Kulon RW.03 dan RW.04 Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon pada Minggu (30/12/2018) pukul 16.15, akibatnya, seorang balita tewas, 10 orang mengalami luka-luka dan 2 orang mengalami depresi.

Tinggi Gunung Anak Krakatau Berkurang Jadi 110 Meter

Gunung Berapi Anak Krakatau mengepulkan abu panas dalam letusan seperti terlihat dari Kapal Patroli TNI AL, KRI Torani 860, di Selat Sunda, Banten, Indonesia, 28 Desember 2018 (foto: Antara Foto/Muhammad Adimaja via Reuters)


Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan longsoran akibat erupsi membuat tinggi Gunung Anak Krakatau berkurang. Dalam jumpa pers di kantornya, Sabtu (29/12), Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Antonius Ratdomopurbo mengungkapkan aktivitas Anak Krakatau meningkat sangat tajam dengan laju erupsi amat besar selama 24-27 Desember lalu, dan mencapai puncaknya pada 26 Desember. Walhasil, lanjutnya, Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari Waspada atau level 2 menjadi Siaga (level 3).
Pola seismik Gunung Anak Krakatau sangat berubah pada 27 Desember sehingga frekuensinya lebih tinggi, namun amplitudonya lebih kecil.
Badan Geologi Kementerian ESDM yang memantau kondisi gunung itu lewat informasi satelit mendapati bahwa ukuran Gunung Anak Krakatau kini lebih kecil dari sebelumnya."Kita melihat kondisi kemarin sore itu terkonfirmasi bahwa Gunung Anak Krakatau yang tingginya semula 338 meter, sekarangnya ini kira-kira hanya 110 meter," kata Purbo.
Gunung Anak Krakatau Dinilai Tidak Lagi Berbahaya
Ditambahkan, Gunung Anak Krakatau juga mengalami longsoran dalam debit yang tinggi antara 24-27 Desember lalu, hal yang diyakini sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Ini membuat sebagian volume gunung, yang diperkirakan mencapai 180 juta meter kubik hilang, sehingga kini volume gunung tinggal sekitar 40-70 juta meter kubik.
Purbo memastikan aktivitas Anak Krakatau kini tidak lagi membahayakan karena frekuensinya sudah menurun sejak Jumat siang (28/12).
Sebelumnya dalam jumpa pers hari Jum’at, Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyaraat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban meninggal akibat tsunami adalah 426 orang. Angka ini turun ketimbang rilis BNPB dua hari sebelumnya yang menyatakan korban tewas sebanyak 430 orang karena adanya data ganda mengenai korban meninggal. MIsalnya ada korban meninggal di Pandeglang yang juga tercatat di Serang, dan sebaliknya.
Sedangkan korban luka, tambah Sutopo, kini mencapai 7.200 orang, sementara 23 orang lainnya masih belum ditemukan. Jumlah pengungsi sejauh ini 40.386 orang.
Total kerusakan fisik mencakup 1.296 rumah, 78 hotel dan vila, 434 kapal dan perahu, 69 kendaraan roda empat, dan 38 kendaraan roda dua.
Sutopo menggarisbawahi bahwa jumlah korban meninggal dan tingkat kerusakan kemungkinan bertambah karena belum semua daerah terdampak tsunami disisir oleh tim evakuasi gabungan.
Pandeglang, Kabupaten Paling Terdampak Tsunami
Daerah yang paling terdampak tsunami adalah kabupaten Pandeglang. Di wilayah dengan 13 kecamatan ini sedikitnya 288 orang meninggal, sembilan orang hilang, 3.976 orang luka-luka, dan 28.139 orang mengungsi.
"Daerah Pandeglang memang pertama daerah pantainya paling panjang dibandingkan dengan empat kabupaten lainnya terdampak. Dan di sepanjang pantai inilah di Kabupaten Pandeglang terdapat berderet hotel, vila, homestay, dan rumah-rumah penduduk yang ada di sana. Kemudian diterjang oleh tsunami sehingga jumlah korban paling banyak dibandingkan dengan daerah lain," ujar Sutopo.
Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vukanologi dan Mitigasi bencana I Gede Suantika mengatakan hingga hari Jum’at Gunung Anak Krakatau masih mengeluarkan magma dan abu vulkanik. Gunung di tengah Selat Sunda itu meletus sembilan kali tiap menit, turun dari intensitas Kamis lalu yakni 12 kali letusan dalam semenit. Meskipun demikian turunnya intensitas letusan tidak berarti erupsi Anak Krakatau akan padam. 

Uji Baca Alquran untuk Capres Dinilai Berlebihan

Presiden Joko Widodo dan capres nomor dua, Prabowo Subianto (kanan) saat menghadiri acara Deklarasi Kampanye Damai di Jakarta, 23 September 2018. (Foto: Reuters)



Seruan uji baca Alquran bagi kedua calon presiden dinilai sebagai hal yang berlebihan, karena yang sedianya dikaji adalah rekam jejak dan integritas politik.
Sepanjang akhir pekan ini beredar luas kabar tentang undangan dari Dewan Pimpinan Ikatan Da’i Aceh, Marsyuddin Ishak, kepada kedua calon presiden – Joko Widodo dan Prabowo Subianto – untuk mengikuti uji membaca Alquran di Banda Aceh.
Diwawancarai melalui telepon Sabtu (29/12) malam, Marsyuddin Ishak mengatakan undangan sudah dikirimkan kepada kedua tim pasangan calon presiden-wakil presiden untuk mengikuti uji membaca Alquran pada 15 Januari nanti. Menurutnya, hal ini penting untuk menyaring politik identitas dan menampakkan citra kedua pemimpin Muslim tersebut.
“Mengapa kami lakukan? Karena selama ini di Indonesia menjelang pilpres, diakui atau tidak, politik identitas itu telah dipraktikkan, makanya kami dari Aceh ingin mengingatkan, mem-filter, menjaga agar jika kedua capres ini tidak melakukan hal yang memanfaatkan, hal yang menguntungkan bagi mereka saja, sementara yang sulit tidak dipedulikan. Ambil enaknya saja,” kata Marsyuddin.
Dewan Pimpinan Ikatan Da’i Aceh, Marsyuddin Ishak. (Courtesy Photo)
Dewan Pimpinan Ikatan Da’i Aceh, Marsyuddin Ishak. (Courtesy Photo)
“Aceh itu punya kekhususan. Pemimpin kami, gubernur dan dewan, semua dites untuk membaca Alquran. Presiden itu kan presiden kami juga. Kami tahu secara konstitusi tidak diatur, tetapi presiden ini kan presiden kami juga. Maka kami ingin tahu kemampuan presiden kami, sebagaimana kami tahu kemampuan gubernur dan bupati kami,” ujar Marsyuddin menambahkan.
Marsyuddin Ishak mengakui bahwa uji baca Alquran ini tidak akan menimbulkan dampak pada pencalonan Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk duduk di puncak pemerintahan, tapi menurutnya ini penting untuk mencapai puncak keimanan.
“Ini tidak berpengaruh dengan apa yang telah diputuskan oleh KPU. Misalnya, kalau di Aceh, tidak mampu membaca Alquran akan gugur, tapi kami tidak punya hak untuk ke sana. Tetapi melalui Aceh, untuk Indonesia, kami ingin menyuarakan, menampakkan citra keduanya untuk membaca Alquran,” papar Marsyuddin.
“Membaca Alquran ini kan modal dasar untuk mencapai puncak keimanan. Kita diwajibkan salat lima waktu dan didalamnya kita membaca Alquran. Nah, jika membaca Alquran saja tidak bisa, bagaimana sholat. Jika membangun hubungan dengan Tuhan saja belum bisa, bagaimana bisa membangun hubungan dengan manusia. Simpel-nya begitu,” kata Marsyuddin menegaskan.Apa Urgensi Uji Baca Alquran?
Ilmuwan Islam Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menilai uji baca Alquran itu sebagai hal yang berlebihan.
“Itu yang kita sesalkan. Kita hidup dengan konstitusi. Misalnya, di sekolah ada yang menyuruh belajar agama, itu bagus. Tetapi kalau tidak lulus pelajaran agama, terus tidak naik kelas, ya, itu berlebihan, melanggar konstitusi. Yang diuji itu akhlak,” ujar Komaruddin.“Ujian nasional saja kan yang diuji matematika, pengetahuan umum. Tapi agama itukan pendidikan terus menerus. Terus kalau tidak lulus pelajaran agama, gak bisa baca Alquran, lalu gak naik kelas? Itu kan berlebihan,” kata Komaruddin.
“Bahwa mengajar agama memang harus, tetapi agama menjadi standar kelulusan ya melanggar itu. Wilayah operasionalnya kan berbeda. Jika Anda ingin menguji pilot pesawat, maka yang diuji kan bukan soal dia bisa baca Alquran atau tidak, tetapi menguasai mesin atau tidak. Bahwa ia memang orang Islam, bisa membaca Alquran ya bagus. Begitu juga dengan presiden. Kompetensinya kan yang lain,” pungkas mantan rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Profesor Komaruddin Hidayat. (Foto: Koleksi Pribadi)
Profesor Komaruddin Hidayat. (Foto: Koleksi Pribadi)
Komaruddin mengatakan sedianya yang diuji adalah integritasnya pada umat beragama dan bagaimana memperjuangkan kepentingan yang beragam.
“Memang kalau orang baca Alquran, tahu gakartinya? Kalau tahu artinya, paham gakmaksudnya? Kalau paham maksudnya, bisa mengamalkan gak? Apa hubungannya antara baca Alquran dan kompetensi untuk memimpin?,” kata Komaruddin.
“Yang tahu dan baca Alquran saja belum tentu mengamalkan ilmunya, belum tentu kompeten di bidangnya. Kalau ditarik sebagai untuk mengukur integritas, menghargai tidak dengan agama, bagaimana sikap atas umat beragama, tentu masih masuk akal. Tetapi jangan soal bisa atau tidak membaca Alquran, dong,” tambahnya.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (Lakpesdam) PBNU Dr. Rumadi Ahmad bahkan secara terang-terangan menilai uji baca Alquran ini sebagai politisasi agama.
“Ini berlebihan. Tidak perlu urusan bisa baca Alquran atau tidak menjadi isu dalam pemilihan presiden. Hal ini bertendensi politisasi agama. Sayangnya, hampir semua pendukung dua pasangan capres menggunakan isu agama sebagai alat kampanye,” kata Rumadi
Uji Baca Alquran: 15 Januari
Menurut Marsyuddin Ishak, uji baca Al Qur’an yang digagaskan akan difokuskan pada membaca surat Al Fatihah dan satu surat pendek yang akan ditentukan kelak.Sejauh ini baru pihak calon presiden nomor urut 01 – Joko Widodo dan Ma’ruf Amin – yang menurutnya telah menjawab dengan mengatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu. Sementara pihak calon presiden nomor urut 02 – Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno belum memberi jawaban.“Kita tunggu. Undangan juga baru kita kirim. Yang pasti Aceh ini sudah menjadi modal bagi Indonesia, dan kini kami inginkan Aceh jadi model bagi Indonesia. Ini kami harap menjadi langkah besar menuju Indonesia yang selangkah lebih baik,” kata Marsyuddin.
Uji baca Alquran di Provinsi Aceh senantiasa diberlakukan atas para calon anggota DPR Provinsi Aceh (DPRA) dan DPRD Kabupaten/Kota (DPRK). Namun ujian tersebut menjadi aturan wajib yang menentukan lolos tidaknya calon-calon itu.

Padang dan Bengkulu Diguncang Gempa, Berikut Analisa BMKG

Gempa yang dirasakan di Padang dan Bengkulu, Minggu (30/12/2018) sore
Gempa 5.7 SR yang mengguncang Padang, Sumatera Barat dan Bengkulu, Minggu (30/12/2018) sore, membuat warga berhamburan dan berlarian.Utamanya di pusat keramaian, seperti di pusat-pusat perbelanjaan dan sejumlah lokasi lainnya.
Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi yang terjadi pukul 15.39 WIB dengan kekuatan 5,8 skala richter (SR) itu berada pada koordinat 2,79 LS dan 102,21 BT.
Gempa jenis tektonik ini berada pada jarak 39 kilometer arah utara Kota Tubei, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu di kedalaman 164 kilometer.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa bumi ini dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indonesia-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.Tepatnya di zona Benioff, yaitu zona subduksi Lempeng yang memiliki sudut tunjaman relatif tajam di bawah Lempeng Eurasia.
“Zona ini mulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatera sampai terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatera,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12).
Lebih lanjut, Rahmat juga menyebut gempa tersebut dipicu sesar oblique.“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi ini dipicu penyesaran sesar oblique cenderung turun (oblique normal),” jelasnya.
Dari laporan masyarakat, guncangan gempa bumi tidak saja dirasakan di Bengkulu.Namun juga sampai ke Pesisir Selatan III MMI, Kepulauan Mentawai, Pariaman, dan Kota Padang II MMI.“Sampai kini, belum ada laporan dampak kerusakan. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.
Dari hasil monitoring BMKG, hingga pukul 16.05 WIB tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
“Kami harap masyarakat tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbau Rahmat.
Untuk diketahui, melalui akun twitter resminya, BMKG mengumumkan bahwa gempa tersebut terjadi dengan kekuatan Mangintudo 5.7.
Gempa yang terjadi pada pukul 15:39:11 WIB itu berpusat di 2.77 LS, 102.25 BT atau pusat gempa berada di darat 42 km Timur Laut Lebong.
Sedangkan kedalaman gempa berada di 192 kilometer.
Gempa itu sendiri dapat dirasakan (MMI) IV Kota Bengkulu, III Manna, III Mukomuko, III Lebong, III Pesisir Selatan, II Kepulauaan Mentawai, II Pariaman, II Padang.

Gempa Berkekuatan 5,8 SR Guncang Papua Barat

Gempa Papua

Gempa berkekuatan 5,8 SR mengguncang Papua barat pada Jumat (28/12). Tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan akibat gempa Papua, namun badan meteorologi Indonesia mengatakan bahwa gempa tersebut tidak memiliki potensi untuk memicu tsunami. Gempa tersebut memicu kepanikan, karena terjadi kurang dari seminggu setelah tsunami di Selat Sunda menewaskan lebih dari 400 orang pada Sabtu (22/12) lalu.
Oleh: Reuters/Channel NewsAsia
Gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) mengguncang Provinsi Papua Barat di Indonesia bagian timur, pada Jumat (28/12), kata US Geological Survey, yang menyebabkan penduduk menjadi panik, sekitar seminggu setelah tsunami menewaskan ratusan orang di Selat Sunda, di sebelah barat negara kepulauan itu.
Pihak berwenang Indonesia mengukur gempa dengan kekuatan 6,1 dan mengatakan bahwa itu “terasa cukup kuat selama beberapa detik”.
Tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan. Wilayah di Papua—yang mencakup setengah pulau Papua—tidak padat penduduk.
Episentrum gempa berada di daratan dekat kota Manokwari pada kedalaman 55 kilometer. Badan meteorologi Indonesia mengatakan bahwa gempa tersebut tidak memiliki potensi untuk memicu tsunami.
Tsunami yang disebabkan oleh runtuhnya sebagian kawah gunung berapi pada Sabtu (22/12) menewaskan sedikitnya 430 orang, ketika gelombang hingga 5 meter menghantam Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.
Keterangan foto utama: Gempa berkekuatan 5,8 SR mengguncang Provinsi Papua Barat. (Gambar: United States Geological Survey)