SEJARAH KRISTEN DI MINAHASA
Sebelum Pater Diego Magelhaes (Portugis) membaptis 1500 pribumi Minahasa pada 1563, catatan lain dari Pater aliran Jesuit yaitu Hubert Jacobs menyebutkan bahwa pada 1547 Fransiscus Xaverius (Spanyol) mengadakan pemantapan agama Katolik di Toli-Toli dan Manado. Tidak diberitahu soal hasilnya namun para sejarawan berkesimpulan bahwa sebelum baptisan besar2an pada 1563 sebenarnya sudah ada pemeluk Kristen di Manado pada 1547. Hingga diyakini Injil masuk ke tanah Minahasa pertama kali terjadi pada abad 16 dan dilakukan oleh misionaris Katolik dari Portugis dan Spanyol.
Foto: Gereja Katolik St Fransiscus Xaverius Tomohon.
PELOPOR GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA KEBANYAKAN MISIONARIS MINAHASA.
Pada 1921 dua Misionaris Pentakosta asal Amerika yaitu Rev Cornelius Groesbeek dan Rev Richard Van Klaveren datang ke Indonesia. Pada 1923 di Cepu tanah Jawa mereka berhasil menginjili F G Van Gessel seorang pegawai Belanda yg dipenuhi Roh Kudus. Bersama dia berturut2 putera Minahasa di sana turut menjadi pengikut Pentakosta. Mereka adalah HN Rungkat, J Repi, A Tambuwun, J Lumenta, R Mangindaan, W Mamahit, S I P Lumoindong, dan AE Siwi. Mereka inilah yg menyebar ke berbagai daerah di Indonesia menginjil dan meluaskan Gereja aliran Pentakosta di Indonesia. Bagi Gerakan Pentakosta yg lahir di Amerika, para pionir asal Minahasa ini diakui sebagai misionaris Gereja dan tokoh penting dalam sejarah Pentakosta di Indonesia.
Foto: Suasana ibadah Natal dalam Gereja Pentakosta GPDI pusat Manado.
Tuhan kami yg Hidup
Allah Pencipta segalanya
Penguasa samudera luas
Penunggang badai dan penembus guntur
Yang menaungi daratan, Penjelajah semua benua,
Penakluk gunung-gunung,
yg mencengkram semesta dalam Hikmat,
Yg menaklukkan dunia dalam PuteraMu Yesus Kristus,
Tiada yg tersembunyi bagiMu,
Kami anak-anakMu, Laskarmu
Mempercayakan hidup kami
masa depan kami yg gilang gemilang
dalam tanganMu
yang menyediakan dan memberikannya pada kami
sbab yg kami kerjakan adalah
untuk KemuliaanMu,
Segalanya biarlah NamaMu dipermuliakan dalam kami, Amin.
I yayat u Santi!


No comments:
Post a Comment