Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Monday, 11 December 2017

GEBYAR BELA NEGARA GUNCANG TONDANO


Kemarin 11 Desember di Tondano diadakan aksi Gebyar Bela Negara yang diprakarsai langsung  oleh Pemerintah pusat dalam hal ini Menhankam Jend TNI Ryamizard Ryakudu. Para pejabat pusat diperkirakan sekitar 100 orang turut hadir berpartisipasi dalam aksi Bela Negara tersebut yang dipusatkan di Lapangan God bless Minahasa dan Stadion Maesa Tondano. Jajaran pejabat Pemkab Minahasa turut mensukseskan kegiatan ini antara lain Bupati Drs Jantje Wosiling Sajow, Wabup Ivan Sarundajang, Sekda Jeffry Korengkeng, Kapolres AKBP Chris Pusung, Dandim 1302 Letkol Inf Jubert Purnama Sth serta para Kepal sekolah se Sulut.
Bupati JWS menyatakan kebanggaannya dan rasa syukur atas diselenggarakannya aksi Bela Negara ini di Minahasa sebagai puncak dari rangkaian aksi yang sama yang telah lebih dahulu digelar di daerah-daerah lain. Parade budaya dan Nasionalisme ini dimaksudkan agar kita sebagai warga negara Indonesia bangkit semangat Nasionalismenya dan cinta akan tanah air serta Pancasila. Aksi ini turut dimeriahkan oleh parade budaya perwakilan beberapa daerah di Indonesia antara lain Aceh dan Papua. Tidak ketinggalan sekolah-sekolah dari SD, SMP, dan SMA se Sulut turut serta. IPDN dengan Marching Band handalnya, para purna Paskibraka, perwakilan kecamatan-kecamatan maupun kelurahan-kelurahan, organisasi pemuda, ormas-ormas, dan organisasi Gereja dan kegamaan. Penampilan tarian khas Minahasa yaitu Kabasaran yang dilakoni oleh beberapa sekolah dan ormas di Minahasa turut menjadi perhatian tersendiri bagi para pejabat tamu.



























Kegiatan yang lain dipusatkan juga di gedung Wale Ne Tou, di mana diadakan sarasehan Bela Negara dengan menyuguhkan materi-materi seputar Pancasila, nasionalisme, dan persatuan bangsa dari 3 nara sumber Pusat serta moderator dari akademisi Unsrat yaitu DR. Fery Liando. Pada kesempatan ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey Se, menyampaikan kepada media rasa terimakasih dan bangga sebab Suluwesi Utara kembali menerima penghargaan dari Kemenkumham sebagai Propinsi dengan toleransi dan HAM terbaik se-Indonesia. Sulut menjadi ikon untuk keberagaman dan saling menghargai menghormati antar umat beragama ungkapnya.
Sore hari kegiatan dipusatkan di Stadion Maesa Tondano yang menyuguhkan berbagai atraksi budaya dan orasi Pancasila. Penampilan stand up comedy dari Mongol stress dan konser grup band Slank sebagai penutup acara menjadi magnet tersendiri bagi para peserta. Suksesnya kegiatan ini menjadi kebanggan dan kerjasama yang baik antar pemerintah dan masyarakat kota Tondano serta Kabupaten Minahasa secara keseluruhan.Dalam kesempatan itu, mantan presiden ke-5 Indonesia Ibu Megawati Soekarno Putri mengeaskan bahwa penting sekali kini untuk setiap generasi muda Indonesia dibekali dengan paham ideologi negara yang kuat sejak dini. Jadi pendidikan Pancasila, 4 pilar negara agar dapat diakomodir untuk digalkkan lagi di sekolah-sekolah.
Nico seorang warga yang ikut serta aksi ini mengatakan bahwa dirinya rela datang dari jauh demi menunjukkan sikap bela negara dari rongrongan kaum radikal yang hendak mementingkan agama atau kelompoknya dan mengganti ideologi negara yaitu Pancasila. Lain halnya dengan Denny warga asli Tondano ini mengharapkan ke depan agar pemerintah dapat lebih mengembangkan lagi potensi dan fasilitas yang ada di Minahasa seperti stadion Maesa yang dahulunya selalu ramai dan terawat sebab sering diadakan pertandingan sepak bola. Meskipun kita tidak punya lagi tim sepak bola yang berlaga di liga Nasional tapi setidaknya ada perhatian untuk membuat turnamen daerah agar Stadion yang besar dan megah ini tidak terbengkalai dan sia-sia ujarnya.




No comments:

Post a Comment