
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap mendapat serangan berita hoax melalui berbagai cara, utamanya melalui peneybaran di media sosial.
Salah satu hoax yang didapatnya dan melekat sejak Pilpres 2014 lalu hingga saat ini adalah yang menyatakan dirinya bagian dari Partai Komunis Idonesia atau PKI.
Mendapat tudingan yang tak masuk akal itu, Jokowi pun akhirnya merasa geram.
Ia lantas ‘meluapkan’ kegeramannya itu di hadapan warga dalam penyerahan sertifikat tanah di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (17/10/2018).“Coba, Astaghfirullah. Saya saja lahir 1961. PKI dibuat kan tahun 1965. Umur saya kan baru 4 tahun, masa ada PKI balita,” ungkap dia.
Dengan kenyataan itu, lanjutnya, ia lantas mempertanyakan logika tudingan terhadap dirinya itu.
“Kalau ada fitnah dan hoax seperti itu, kita mikir, logis nggak,” lanjutnya dengan nada meninggi.
Untuk membuktikanya, ia lantas mempersilahkan siapapun untuk menanyakan langsung kepada orang-orang terdekatnya, keluarga, NU, Muhammadiyah atau Al-Irsyad yang ada di Solo.
No comments:
Post a Comment