
Proses evakuasi korban Lion Air JT 610 yang jatuh pada Senin (29/10/2018) lalu akan diperpanjang. Itu dilakukan demi memaksimalkan pencarian yang masih belum mencapai hasil terutama jumlah korban dengan total 189 orang.
“Kami memutuskan operasi evakuasi itu diperpanjang tiga hari. Mudah-mudahan, dengan tiga hari ini dengan sinergitas tinggi bisa segera menyelesaikan operasi ini,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi, di Pelabuhan JICT, Jakarta Utara, Minggu (4/11).
Dikatakan, fokus pencarian Basarnas dan tim gabungan tetap mengevakuasi korban insiden tersebut. Sebab, saat ini, disebutkan jumlah korban terus bertambah.
“Evakuasi korban itu yang utama, setelah itu CVR (Cockpit Voice Recorder) untuk menambah kelengkapan data-data penyebab insiden itu,” kata dia.
No comments:
Post a Comment