Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Wednesday, 30 January 2019

Nathania Purnama bicara miris soal pernikahan ayahnya BTP

Nathania Purnama Bicara Kutukan Cincin Delima Merah BTP & Puput,  Bahkan Menyebut BTP Bukan Lagi Ayahnya

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sempat mendapat hadiah cincin delima merah dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).

Mengutip laman Liputan6.com, cincin itu diberikan sebagai hadiah untuk kebahagiaan Ahok dan Puput.

Ia juga meminta agar Puput turut menjaga cincin tersebut.
Jelang pernikahan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dengan Puput Nastiti Devi diselingi dengan curahan hati (Curhat) putrinya, Nathania Purnama.

Di akun Instagramnya, Nathania kedapatan mengunggah curhat lewat Instastories akun Instagram.

Gadis berusia 18 tahun itu sebelumya merasa keluarganya telah dieksploitasi.

Tanpa menyebut nama, Nathania menganggap ada pihak yang berusaha memanfaatkan sang ayah.

Kegeraman Nathania semakin memuncak manakala sang ibu, Veronica Tan, dituduh tidak bisa masak.

Lewat unggahan terbaru di akun @nata.decoco17, Nathania kembali mengutarakan isi hatinya.

Kali ini Nathania menganggap sosok Ahok saat ini bukanlah sang ayah yang dikenal selama ini.

"...yang licik adalah yang menyamar di dalam sebuah cincin delima merah...BTP bukan ayahmu...dia tercipta karena cincin...ayahmu masih ada di sana...Ahok yang sesungguhnya...jadilah kuat," tulisnya.

Tak jelas sosok licik yang maksud dalam sindiran Nathania.

Namun cincin delima merah yang dimaksud merujuk pada cincin yang dimiliki Ahok belakangan ini.

Dalam unggahan foto Instastory lain, Nathania juga sempat membahas mengenai cincin berwarna merah.

Dia membuat polling pada followernya tentang kepercayaan jika sebuah cicin merah mengandung kutukan.

"Apakah kamu percaya dengan kutukan cincin warna merah?" ujarnya.Akun Nathania langsung kebanjiran komentar.

Namun sampai saat ini, gadis itu masih tetap bungkam terkait sindiran tersebut.

No comments:

Post a Comment