Adsense

TAWARAN SPONSORSHIP/IKLAN

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Saturday, 6 October 2018

Aksi Damai Asosiasi Umrah Haji Menolak Kebijakan Baru Pangeran Salman



Aksi demo didepan kedutaan Saudi dilakukan oleh gabungan asosiasi umrah haji hari ini pada jam 11.00 dan berakhir sampai sekitar pukul 15.00 WIB.
Aksi demo tersebut adalah buntut dari kebijakan Salman terkait mekanisme biometrik atau pengambilan sidik jari dan retina calon Jemaah umroh.
Gabungan asosiasi umrah haji menolak hadirnya FVS-Tasheel sebagai penyedia layanan visa resmi untuk Kementrian Luar Negeri, Kerajan Arab Saudi karena dianggap mahal dan memberatkan para Jemaah umrah Indonesia.
Mekanisme ini dikenakan biaya tambahan 8 usd/ jemaah atau setara 8 juta usd per musim, jika kita hitung dengan biaya visa umroh yang mencapai 40 usd/ jemaah maka menjadi 48 usd atau 480 juta USD per musim umroh dari seluruh dunia.
Salah satu peserta demo mengomentari kebijakan terbaru Salman ini dan mengatakan  bahwa kantor VPS-Tasheel jauh serta biayanya yang cukup mahal sangat memberatkan.
“Kantornya jauh, bayarnya mahal, kami diperas dimana-mana” ujur peserta tersebut yang diketahui Berna Alfian.
Alfian mengatakan, VPS-Tasheel harus keluar dari Indonesia karena hanya akan menyusahkan Jemaah umrah Indonesia.
“Kami menolak VPS-Tasheel di negeri ini, jika dibiarkan terus menerus hanya akan menghancurkan Indonesia.” lanjutnya.

No comments:

Post a Comment