HIKMAH PERISTIWA
Mengenang banjir bandang di Manado
pada Januari 2014 lalu
Ayat penuntun: Mazmur 142 : 6
Pada
15 January 2014 lalu kita tahu bersama ibukota Manado dilanda banjir bandang
yang merupakan bencana banjir terbesar sepanjang sejarahnya. Banjir itu
menghanyutkan kurang lebih 800 rumah dan merendam lebih dari 3000 pemukiman
penduduk. Ada 15 korban meninggal beserta mereka yang meninggal akibat longsor
di Tinoor, Tomohon.
Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus
Kristus tentu menghikmati bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi kita semua, inilah bukan sebatas bicara tentang
hal-hal lahiriah materi semata tetapi tentang kebenaran-kebenaran Allah bagi kita. Musibah yang sesungguhnya adalah
jika manusia sudah tanpa Allah dan terpisah seutuhnya dari Allah. Jika kita
sudah ada di dalam Yesus maka tidak ada lagi musibah, yang ada adalah realita
dunia dan realita hidup yang sifatnya fana, akan berlalu begitu saja, baik
bencana dukacita maupun sukacitanya. Tetapi Yesus yang ada bagi kita itu tidak
akan berlalu, Dialah yang membuat semua menjadi berarti dan berhikmah. Jika
kita memiliki Kristus maka apapun keadaan susah yang kita alami itu tidak akan
membuat kita larut dalam duka kefanaan dunia serta apapun keadaan senang yang
kita alami itu tidak akan membawa kita larut dalam pesta kemabukan dunia. Kita
menikmati dan menyikapi semua itu di dalam Kristus. Inilah berkat yang
sesungguhnya yang tidak bisa diukur dengan harta materi apapun, yaitu Kristus
di dalam kita. Dialah yang membuat kita tidak akan rugi oleh realita apapun
melainkan kitalah yang akan mengendalikan dan menikmati segala sesuatu menjaid berkat hidup oleh kuasaNya.
Maju dan tetap semangat. Kita selalu saling menguatkan dan membantu di dalam
Yesus Kristus Tuhan kita.

No comments:
Post a Comment